TEMPAT TURUNNYA NABI ISA DI DAMASKUS


Sisi Timur Mesjid Jami Umawi Damaskus (Menara Timur saat ini)



Seperti yang sudah dijelaskan dalam Al Quran dan hadits, Isa Al-Masih akan turun kembali ke bumi untuk menyelamatkan manusia dari fitnah Dajjal. Namun, dimana Nabi Isa akan diturunkan pada waktunya nanti? Meskipun tidak ada yang tahu pasti kapan turunnya Isa bin Maryam, namun Rasulullah pernah memberitahukannya dalam beberapa hadits.

Rasulullah SAW memberi tahu bahwa tempat turunnya Isa bin Maryam nantinya adalah di menara putih Damaskus Timur. Hal ini diriwayatkan dalam beberapa hadits dimana Rasulullah menyebutkan tempat turunnya Isa bin Maryam menjelang datangnya hari kiamat.

Imam Muslim dan lain-lainnya meriwayatkan hadits marfu dari hadist Nawwas bis Sam'an Al-Kilabi r.a yang didalamnya disebutkan :

"Saat dia seperti itu, Allah mengutus Al-Masih Isa bin Maryam; ia turun di menara putih di Damaskus Timur. Ia berpakaian dua potong, dengan memegang sayap dua malaikat. Bila ia mengangguk maka kepalanya meneteskan air, dan bila menengadah maka kepalanya meneteskan butir-butir air bagaikan mutiara. Setiap orang kafir yang mencium baunya pasti akan mati dan napasnya mencapai jarak sejauh mata memandang. Ia mencari dajjal sampai mendapatkannya Babul Lud dan membunuhnya..." [HR Muslim; lafazh miliknya, Ahmad, Ibnu Majah dan Abu Daud]

Dari Aus bin Aus r.a, Nabi Muhammad SAW bersabda :

"Isa bin Maryam akan turun di menara putih di damaskus." [HR Thabrani, para perawinya, tsiqah menurut Al-Haitsami]


Dari Nafi' bin Kisan r.a, Rasulullah bersabda :
"Isa bin Maryam akan turun di pintu sebelah timur kota Damaskus." [Disebutkan oleh Ibnu Hajar Al-Asqalani]

Dari Ibnu Abbas Al-Hadhrami, ia berkata :
"Ibnu Maryam akan keluar di menara di pintu timur, kemudian menuju mesjid Damaskus sampai ia duduk di mimbar, kemudian orang-orang muslim masuk mesjid." [HR Ibnu Asakir]

Dari Ka'ab r.a meriwayatkan hadits sebagai berikut :
"Al-Masih a.s akan turun di jembatan putih dekat pintu timur kota Damaskus, dibawa oleh awan sambil meletakkan kedua tangannya di pundak dua malaikat, dengan dua ikatan yang dikuatkan oleh salah satunya dan ditarik oleh yang lain. Bila ia mengangkat kepalanya, butir-butir air jatuh darinya bagaikan mutiara."

Adapun mengenai waktu turunnya, hadits Utsman bin Abil Ash r.a menetapkan Isa a.s akan turun pada waktu shalat subuh.

Dari Utsman bin Abil Ash Abu Nadhrah r.a., ia berkata "Kami mendatangi Utsman bin Abil Ash pada hari jumat untuk meperlihatkan kepadanya sebuah mushaf milik kami dan mencocokkan dengan mushaf miliknya. Setelah shalat jumat tiba, ia menyuruh kami mandi dan memakai minyak wangi, maka kami melakukan hal itu. Kemudian kami berangkat ke mesjid dan duduk disamping seorang laki-laki, ia menceritakan tentang dajjal kepada kami. Sejenak kemudian Utsman bin Abil Ash datang maka kami berdiri dan duduk bersamanya, lalu ia berkata, "Saya dengar Rasulullah SAW bersabda";

"Umat Islam akan mempunyai tiga kota: kota di pertemuan dua laut, kota di Herah dan kota di Syam. Maka orang-orang pun terkejut tiga kali kejutan dan dajjal keluar ditengah-tengah orang dan dikalahkan dari sebelah timur."

Hadits sahih lainya juga menyebutkan datangnya Isa bin Maryam pada waktu shalat subuh yang diriwayatkan Ahmad, Thabrani dan Hakim, Rasulullah Bersabda :

"Isa a.s turun pada waktu shalat subuh, maka pemimpin mereka mengatakan kepadanya, 'Wahai ruh Allah, majulah dan shalatlah bersama jemaah.' Ia menjawab, 'Umat ini, satu dengan yang lain dapat menjadi imam.' Maka pemimpin mereka pun maju dan shalat bersama. Seusai shalat, Isa mengambil tombaknya dan pergi memburu dajjal. Setelah dajjal melihatnya, ia segera menghilang bagaikan serbuk arang larut dalam air. Isa a.s menusukkan tombaknya di tengah dada dajjal dan bala tentaranya pun kalah. Tiada satupun pada hari itu yang dapat menyembunyikan mereka, sehingga pohon pun mengatakan, 'Wahai orang mukmin, disini ada orang kafir'. Dan batu pun mengatakan, 'Wahai orang mukmin, disini ada orang kafir'." [HR Ahmad, Thabrani dan Hakim]


gallery
Masjid Jami Umawi (menara Timur kota Damaskus) Sebelum direnovasi pada tahun 741 H Menggunakan Batu Putih
gallery
Masjid Jami Umawi (menara Timur kota Damaskus) ketika direnovasi atas biaya umat Nasrani